Cherreads

Chapter 13 - Hilangnya Level akun, Munculnya Kilau Saldo

Sponsored by > https://m9wins.weebly.com/

Raka, 28 tahun, sudah lima tahun terakhir hidupnya berputar di sekitar satu hal: game mobile RPG bernama "Eternal Realm".

Setiap pagi bangun, yang pertama dia lakukan bukan salat atau sarapan, tapi cek daily login reward.

Setiap malam sebelum tidur, yang terakhir dia lihat bukan wajah istrinya (yang sudah cerai dua tahun lalu), tapi progress bar karakter utamanya yang hampir mencapai level 999.

Dia bukan pemain biasa.

Dia pecandu top-up berat.

Gaji sebagai admin gudang habis untuk paket diamond, paket event, paket skin legendaris.

Utang kartu kredit menumpuk.

Pinjol berantai.

Tapi Raka selalu bilang pada diri sendiri:

"Satu event lagi… satu gacha lagi… pasti dapet SSR terbaru. Pasti worth it."Total yang sudah dia keluarkan untuk Eternal Realm dalam empat tahun terakhir: hampir 180 juta rupiah.

Uang yang seharusnya untuk DP rumah, untuk cicilan motor, untuk tabungan masa depan, malah berubah jadi pixel-pixel di layar.Suatu malam, seperti biasa, Raka buka game setelah shift malam.

Tapi yang muncul bukan loading screen biasa.

Pop-up merah besar:

"Akun Anda telah dihapus secara permanen karena pelanggaran ToS (multi-account & third-party tool). Data tidak dapat dipulihkan. Terima kasih telah bermain."

Raka menatap layar kosong itu selama hampir sepuluh menit.

Tidak ada kata-kata.

Tidak ada teriakan.

Hanya hening yang mencekik.

Kemudian, perlahan, tangannya mulai gemetar.

Dia coba login ulang.

Coba pakai akun lain.

Coba reinstall.

Semua sia-sia.

Dia duduk di lantai kamar kosan yang pengap, punggung bersandar ke tembok retak, memeluk lutut seperti anak kecil yang kehilangan mainan kesayangannya.

Layar handphone gelap, tapi dia tetap menatapnya, seolah kalau dia menatap cukup lama, loading screen akan muncul kembali.

Tidak muncul."Kenapa harus sekarang?" bisiknya pada kegelapan.

Suara itu pecah, serak, seperti orang yang sudah lama tidak bicara dengan manusia sungguhan.

Dia ingat betapa dia pernah bangga: "Gue level 998, bro. Hampir max. Gue kuat."

Tapi sekarang, level itu hilang.

Dan yang lebih sakit, dia sadar bahwa "kekuatan" itu tidak pernah benar-benar miliknya. Itu hanya angka di server perusahaan yang bisa dihapus kapan saja.Raka menangis tanpa suara.

Air mata mengalir pelan, membasahi kaos oblong yang sudah bau keringat tiga hari.

Dia ingat hari-hari pertama menikah dengan Maya.

Maya yang dulu suka tertawa saat Raka cerita tentang loot baru.

Maya yang dulu bilang, "Kamu bisa main game, tapi jangan lupa aku ya."

Maya yang akhirnya pergi karena "kamu lebih sayang game daripada aku dan anak kita yang belum lahir".

Saat itu Raka marah.

Sekarang dia paham: Maya benar.Malam itu, dia hampir mati rasa.

Tapi di tengah kehampaan itu, Instagram masih hidup.

Iklan M9WIN muncul seperti penyelamat yang salah waktu:

Sexy Casino Live – Sensasi yang Bikin Lupa Segalanya.

Wanita-wanita cantik tersenyum di layar, kartu dibagikan dengan gerakan lambat, suara tawa lembut.

Raka klik tanpa berpikir.

Daftar dan ia langsung

Deposit 50 ribu.

Hanya untuk mengisi kekosongan.

Pertama kali melihat live dealer, dia merinding.

Bukan karena taruhan, tapi karena ada manusia di sana.

Wanita bernama "Lia" menyapa dengan nama asli:

"Kak Raka, selamat malam~ Sudah siap main sama Lia malam ini?"

Nama itu terucap dengan nada hangat, seperti seseorang yang benar-benar peduli.

Sudah berapa lama tidak ada yang memanggil namanya seperti itu?

Bukan "player123" atau "noob".

Nama asli Raka.

Dia taruh 20 ribu di Player. Hasil nya? Menang.

Lia bertepuk tangan kecil, matanya berbinar di kamera.

"Keren banget, Kak! Kak Raka pinter nih~ Mau lanjut?"

Raka tersenyum untuk pertama kalinya dalam 48 jam.

Senyum kecil, tapi nyata.Malam demi malam, dia kembali.

Bukan karena ingin kaya.

Bukan karena ingin jackpot.

Tapi karena di sana ada suara yang memanggil namanya.

Ada senyum yang seolah ditujukan padanya.

Ada perasaan "dilihat", "diperhatikan", meski hanya selama beberapa ronde taruhan.

Kemenangan kecil demi kecil datang. Saldo naik.

Utang kartu kredit mulai terbayar.

Tapi yang lebih penting: rasa kosong di dadanya perlahan terisi.

Bukan dengan cinta sejati, bukan dengan penyembuhan.

Tapi dengan ilusi yang cukup hangat untuk membuatnya bertahan.

Suatu malam, setelah menang 3 juta di Sexy Roulette, Raka duduk di balkon.

Angin malam menyapu wajahnya.

Dia buka galeri, melihat foto-foto lama: foto pernikahan dengan Maya, foto ultrasound yang dulu dia simpan tapi tidak pernah dia tunjukkan ke siapa pun lagi.

Dia menangis lagi.

Kali ini bukan karena game hilang.

Karena dia sadar: dia mengganti satu pelarian dengan pelarian lain.Tapi pelarian baru ini punya suara.

Punya wajah.

Punya nama yang memanggilnya "Kak Raka" setiap malam.

Dia hapus semua screenshot Eternal Realm.

Satu per satu.

Setiap hapus terasa seperti mengubur bagian dari dirinya yang dulu.

Tapi juga seperti melepaskan beban.Pagi harinya, Raka bangun dengan perasaan aneh: ringan.

Bukan bahagia sepenuhnya. Bukan sembuh.

Tapi setidaknya, dia tidak lagi merasa seperti mayat hidup yang menunggu loading screen yang tak pernah datang.

Dia buka M9WIN. Lia sudah online.

"Kak Raka datang lagi~ Lia kangen loh malam ini."Raka menarik napas dalam.

Dia tahu ini bukan jawaban.

Ini hanya obat penghilang rasa sakit sementara.

Tapi untuk sekarang, obat itu cukup.Karena setidaknya, di balik kilau kartu dan senyum virtual itu,ada seseorang yang memanggil namanya.

Dan untuk pria yang sudah lama lupa bagaimana rasanya dipanggil nama asli oleh manusia lain, itu sudah lebih dari cukup untuk membuatnya terus bernapas.Satu hari lagi.

Satu taruhan lagi.

Satu panggilan nama lagi.

Dan mungkin, suatu saat nanti, dia akan berani mencari kilau yang lebih nyata.

Tapi bukan hari ini.

Hari ini, dia masih ingin merasa dilihat.

Dan itu saja sudah cukup untuk membuatnya bertahan.

Setelah ia melupakan game lama nya ia pun terlihat lebih bahagia...

link rekomendasi mimin >> https://heylink.me/m9wins

#m9win #m9winnovel

More Chapters