Rapat darurat belum usai.
"Dengan ini aku nyatakan, Asosiasi Planes Hero akan bergerak menelusuri semua wilayah guna mencari keberadaan Storm Realms."
Ucapan tegas Dooms menggema diruangan besar itu.
Semua orang menegang. Baru kali ini APH secara langsung turun tangan memburu seorang ancaman semesta.
Mereka semua tidak ada yang berani menyela.
"Bukankah itu terlalu berlebihan, mengerahkan kekuatan besad-besaran hanya untuk mengejar ancaman itu?"
Kael berfikir, dia tidak mau bumi harus luluh lantah.
Pertarungan besar itu bisa saja mengguncang planet. Kael khawatir umat manusia terkena dampaknya.
Namun Dooms tidak memedulikannya.
"Selagi ancaman itu belum ditemukan. Kalian pindah saja ke planet Mars, dan bangun peradaban disana."
Dooms berucap dengan tegas.
"Biarkan bumi ini menjadi saksi, atas musnahnya ancaman alam semesta ini. "
Plak!
Plak!
Plak!
Semua orang bertepuk tangan atas ketegasan sang Hero terkuat.
Kael memijit pelipisnya. Lalu dia menoleh kearah Profesor Romeos dan Aryes secara bergantian.
Kael meminta solusi tepat demi kesematan umat manusia.
"Bagaimana menurut anda, Profesor? Dan menurut anda Aryes, apa Kota Eternall sudah bisa memulai operasinya?"
Profesor Romeos menjawab apa yang dia bisa saja.
"Jika tetap memaksakan tinggal di kota Eternall yang sedang belum sepenuhnya selesai. Itu sama saja tinggal dibawah kawah gunung berapi."
Aryes membenarkan perkataannya.
"Benar apa yang dikatakan oleh Profesor. Tapi kita masih punya satu solusi yang lain."
"Apa itu?"
Aryes menjawab pertanyaan Kael dengan hati-hati.
"Untuk sementara, jika memang bumi tidak siap untuk operasi pemburuan dari APH. Sebaiknya untuk sementara waktu tinggal di Mars."
Aryes menjelaskan.
Sebagai salah satu peneliti Astronomi dunia. Satu-satunya planet yang bisa di tinggali hanya Mars.
Sebab Merkurius berada diambang kehancuran. Lebih tepatnya Matahari akan berevolusi menjadi Giant Red.
Itu berdampak besar bagi Merkurius dan Venus. Dua planet itu bisa hancur karena jaraknya yang dekat.
Sedangkan bumi masih menjadi pertanyaan. Tidak ada salahnya jika Aryes mengusukkan pindah planet.
Semua itu demi keselamatan manusia dari perburuan APH, juga bentuk antisipasi jika sewaktu waktu planet ini berada diambang kehancuran.
